{"id":23,"date":"2026-05-27T17:31:42","date_gmt":"2026-05-27T17:31:42","guid":{"rendered":"https:\/\/gamingblogx.com\/?p=23"},"modified":"2026-05-27T17:31:42","modified_gmt":"2026-05-27T17:31:42","slug":"masa-lalu-yang-kelam-atau-masa-depan-yang-bermasalah-mengupas-tuntas-past-fate","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gamingblogx.com\/index.php\/2026\/05\/27\/masa-lalu-yang-kelam-atau-masa-depan-yang-bermasalah-mengupas-tuntas-past-fate\/","title":{"rendered":"Masa Lalu yang Kelam atau Masa Depan yang Bermasalah? Mengupas Tuntas Past Fate"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selamat datang, para petualang dunia maya! Duduklah dengan nyaman, siapkan secangkir kopi atau teh hangat, karena kali ini saya ingin mengajak Anda berdiskusi tentang sebuah fenomena menarik di dunia game.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pernahkah Anda merasa penasaran dengan game yang dirilis dengan &#8220;label peringatan&#8221; dari pengembangnya sendiri? Atau penasaran bagaimana rasanya menjadi pionir di sebuah dunia yang masih setengah jadi, penuh dengan kejutan\u2014baik yang menyenangkan maupun yang menguji kesabaran?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hari ini, kita akan membahas <strong>Past Fate<\/strong>, sebuah <em>Massively Multiplayer Online Role-Playing Game<\/em> (MMORPG) indie yang baru saja diluncurkan di Steam. Konsepnya terdengar epik: dunia <em>medieval fantasy<\/em> yang luas, pertempuran laut, kebebasan penuh bagi pemain\u2026 tapi kenapa ulasan di Steam justru berwarna merah?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mari kita selami bersama. Saya akan menjadi navigator jujur Anda, menunjukkan sisi terang, gelap, dan abu-abu dari game yang satu ini.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Apa Itu <em>Past Fate<\/em>? Sebuah Mimpi Indie yang Ambisius<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pertama-tama, mari kita kenali dulu siapa &#8220;calon petarung&#8221; kita. <em>Past Fate<\/em> adalah MMORPG <em>open-world<\/em> yang dikembangkan oleh <strong>Icy North Games<\/strong>, sebuah studio kecil yang penuh ambisi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Game ini resmi memasuki tahap <em>Early Access<\/em> di Steam pada <strong>7 Januari 2026<\/strong>. Bagi yang belum familiar, <em>Early Access<\/em> itu seperti &#8220;pratinjau&#8221; di mana game belum sepenuhnya selesai, dan kita sebagai pemain diajak membantu pengembang untuk menguji dan menyempurnakannya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tapi, <em>Past Fate<\/em> seperti memiliki dua kepribadian. Di atas kertas, ia menawarkan janji manis yang sulit ditolak oleh penggemar MMORPG klasik. Namun di dunia nyata, ia seperti pedang bermata dua.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Janji Manis di Atas Kertas Inilah yang Ditawarkan <em>Past Fate<\/em><\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Saya ingin memulai dari sisi positifnya dulu, karena pasti ada alasan mengapa game ini berani lahir di pasar yang sangat kompetitif. Inilah 3 pilar utama yang coba dibangun oleh Icy North Games:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Dunia Tanpa Batas: <em>Open World<\/em> yang Ekspansif<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bayangkan sebuah dunia bernama <strong>Nendhir<\/strong>, sebuah benua misterius yang dihantui oleh perang saudara antara dua faksi besar.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Sisi Utara (Valfalk)<\/strong>: Dikuasai oleh serikat <em>Viking<\/em> dan <em>Barbarian<\/em>.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Sisi Tengah (Morsath)<\/strong>: Dikuasai oleh aliansi kerajaan yang memimpin perang salib.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kita akan berperan sebagai seorang <strong>mercenary<\/strong> (tentara bayaran). Kita tidak menjadi pahlawan yang diprediksi, melainkan seorang &#8220;freelancer&#8221; yang memilih jalan hidupnya sendiri. Di atas kertas, ini sangat menarik! Bayangkan bisa berlayar dengan kapal yang kita bangun sendiri, berdagang dari satu pulau ke pulau lain, atau sekadar berburu harta karun di reruntuhan kuno.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Pertempuran yang Beragam: Dari Pedang hingga Perahu<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Salah satu fitur yang paling saya tunggu-tunggu adalah <strong>Naval Combat<\/strong> (pertempuran laut).<br>Kita tidak hanya bertarung di darat melawan orc, undead, atau skeleton. Kita juga bisa:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Membangun dan Memperbaiki Kapal<\/strong>: Kapal adalah markas kita di lautan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Merekrut Kru<\/strong>: Bayangkan memiliki pemanah, penyihir, dan pasukan meriam yang siap menembaki musuh.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Bertarung Langsung<\/strong>: Kalau bosan menembak dari jauh, kita bisa melompat ke kapal lawan dan menghajar mereka dengan pedang atau <em>warhammer<\/em>.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ini sangat mengingatkan saya pada era keemasan game bajak laut, tetapi dibungkus dengan nuansa fantasi yang kelam.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. Sistem yang Unik: Senjata Adalah Kelas Kita<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Past Fate<\/em> hadir dengan sistem <em>classless<\/em>. Artinya, tidak ada menu pilihan &#8220;Saya ingin jadi Mage&#8221; saat memulai game.<br>Di sini, <strong>senjata yang kita gunakan menentukan gaya bermain kita<\/strong>. Jika kita memegang busur, kita akan mengembangkan kemampuan memanah. Jika kita memegang tongkat sihir, kita belajar ilmu sihir. Ini memberikan kebebasan luar biasa untuk bereksperimen.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Oh, dan ada satu lagi yang bikin merinding: <strong>Beware the Night<\/strong>. Di malam hari, pemain yang menguasai sihir gelap bisa berubah menjadi monster buas untuk berburu pemain lain. Seram, kan?<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Kenyataan Pahit Mengapa Ulasan Steam Hancur Berantakan?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Nah, sampai di sini Anda mungkin bertanya: &#8220;Kalau fiturnya sekeren itu, kenapa game ini gagal total saat rilis?&#8221;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Baiklah, inilah bagian yang tidak bisa saya sembunyikan. Saat artikel ini ditulis, <em>Past Fate<\/em> hanya meraih sekitar <strong>28% ulasan positif<\/strong> di Steam, yang artinya <strong>&#8220;Mostly Negative&#8221;<\/strong>. Bahkan ada satu komentar pedas dari pengguna Steam bernama Khaled yang mengatakan: <em>&#8220;Ini adalah MMO terburuk yang pernah saya mainkan dalam 20 tahun terakhir.&#8221;<\/em><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Apa yang menyebabkan kekecewaan sebesar ini? Saya merangkumnya menjadi 3 masalah besar:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. <em>Game-Breaking Bugs<\/em>: Mereka Belum Siap Tempur<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ini adalah keluhan nomor satu yang paling banyak muncul.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Kehilangan Progress<\/strong>: Banyak pemain melaporkan bahwa setelah keluar (<em>logout<\/em>) dari game dan masuk kembali, semua <strong>item dan gold mereka hilang tanpa jejak<\/strong>. Ini adalah bunuh diri untuk game bertipe MMO, di mana grind dan mengumpulkan barang adalah inti permainan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Bug Aneh<\/strong>: Mulai dari karakter yang berenang di udara (<em>swimming in midair<\/em>) saat pertama kali muncul, hingga musuh yang tiba-tiba mati sendiri saat dikejar.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Koneksi Server<\/strong>: Pemain sering <em>disconnect<\/em> atau kesulitan masuk ke server.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. <em>Ganking<\/em> di Zona Awal: Tidak Ada Perlindungan untuk Pemula<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam banyak MMORPG modern, biasanya ada zona <em>safe<\/em> untuk pemula di mana PvP (Player vs Player) dinonaktifkan agar kita bisa belajar dulu.<br>Sayangnya, di <em>Past Fate<\/em>, sistem ini sepertinya belum berfungsi dengan baik. Para pemain baru langsung dibantai oleh pemain senior (<em>ganked<\/em>) begitu keluar dari kota awal. Tentu ini membuat frustrasi. Anda baru saja membeli game, belum sempat memegang pedang, malah langsung mati dibunuh oleh pemain lain.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. Populasi yang Hancur karena Pembagian Server<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karena minimnya pemain (puncak pemain hanya sekitar 142 orang), pengembang membuat keputusan untuk membagi server menjadi PvP dan PvE.<br>Masalahnya? Dengan jumlah pemain yang sudah sedikit, pembagian ini membuat kedua server terasa sangat sepi. Padahal, MMO membutuhkan orang banyak agar terasa hidup.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Harapan di Tengah Badai Apakah <em>Past Fate<\/em> Masih Bisa Bangkit?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Saya tidak ingin mengakhiri diskusi ini dengan nada putus asa, karena saya tahu bagaimana kerasnya industri game indie.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pengembang <strong>Icy North Games<\/strong> sebenarnya sudah jujur sejak awal. Pada halaman Steam mereka, mereka memasang peringatan besar: <em>&#8220;BEFORE YOU BUY: Please note that this game is in Early Access and it will possibly have some bugs&#8221;<\/em>. Bahkan, mereka memperkirakan masa <em>Early Access<\/em> ini bisa berlangsung hingga 2 tahun.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dan kabar baiknya, mereka tidak tinggal diam.<br>Baru-baru ini, tepatnya pada <strong>20 April 2026<\/strong>, mereka merilis <strong>Patch 0.6.1.0<\/strong>. Ini bukan sekadar tambal sulam, ini adalah pembenahan besar-besaran!<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Sistem Ulang Atribut &amp; Skill<\/strong>: Sekarang pemain bebas menentukan sendiri statistik karakter mereka (dulu otomatis).<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Keseimbangan Pertempuran<\/strong>: <em>Weapon skill<\/em> sekarang memberikan damage 50% lebih besar. Musuh dibuat lebih sulit untuk ditaklukkan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Panduan untuk Pemain<\/strong>: Notifikasi muncul saat kita memiliki poin atribut untuk dinaikkan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Konten Baru<\/strong>: Pulau Bloodmoon diperbesar, NPC baru, senjata baru, dan bahkan toilet outdoor (ya, Anda tidak salah baca, ini untuk <em>immersion<\/em> warga desa).<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Update ini menunjukkan bahwa pengembang <strong>mendengarkan<\/strong>. Mereka tidak kabur dengan uang hasil <em>Early Access<\/em>, justru mereka berusaha memperbaiki keadaan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Jadi, Apakah <em>Past Fate<\/em> Layak Kamu Coba?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ini adalah pertanyaan yang harus Anda jawab sendiri berdasarkan tipe gamer Anda.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>JANGAN BELI jika:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Anda adalah pemain dengan kesabaran rendah.<\/li>\n\n\n\n<li>Anda benci <em>bug<\/em> dan <em>glitch<\/em>.<\/li>\n\n\n\n<li>Anda hanya ingin bermain solo tanpa gangguan (game ini sangat mengandalkan interaksi, meskipun saat ini PvP-nya kacau).<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>PERTIMBANGKAN untuk MEMBELI (dengan harga diskon sekitar Rp 250.000an) jika:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Anda adalah penggemar MMO hardcore seperti <em>Mortal Online 2<\/em> atau <em>Gloria Victis<\/em>.<\/li>\n\n\n\n<li>Anda ingin menjadi bagian dari proses <em>development<\/em> (menjadi &#8220;beta tester&#8221; sungguhan).<\/li>\n\n\n\n<li>Anda memiliki teman untuk bermain bersama (semua masalah terasa lebih ringan jika bermain bersama teman).<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Past Fate<\/em> adalah sebuah <strong>potential masterpiece yang lahir prematur<\/strong>. Janjinya luar biasa, tetapi eksekusi awalnya sangat buruk.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun, melihat semangat update yang baru saja dilakukan, saya memilih untuk tetap optimis. Semoga beberapa bulan ke depan, &#8220;masa lalu yang kelam&#8221; ini bisa berubah menjadi &#8220;masa depan yang cerah&#8221; bagi para pecinta MMORPG indie.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Terima kasih sudah membaca hingga akhir!<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Tags:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<h1 class=\"wp-block-heading\">PastFate #MMORPGIndie #SteamEarlyAccess #ReviewGame #MedievalFantasy<\/h1>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Selamat datang, para petualang dunia maya! Duduklah dengan nyaman, siapkan secangkir kopi atau teh hangat, karena kali ini saya ingin mengajak Anda berdiskusi tentang sebuah fenomena menarik di dunia game. Pernahkah Anda merasa penasaran dengan game yang dirilis dengan &#8220;label peringatan&#8221; dari pengembangnya sendiri? Atau penasaran bagaimana rasanya menjadi pionir di sebuah dunia yang masih<span class=\"post-excerpt-end\">&hellip;<\/span><\/p>\n<p class=\"more-link\"><a href=\"https:\/\/gamingblogx.com\/index.php\/2026\/05\/27\/masa-lalu-yang-kelam-atau-masa-depan-yang-bermasalah-mengupas-tuntas-past-fate\/\" class=\"themebutton\">Read More<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":12,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[10,9,11],"class_list":["post-23","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-game-pc","tag-mmorpgindie","tag-pastfate","tag-steamearlyaccess"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gamingblogx.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gamingblogx.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gamingblogx.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gamingblogx.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gamingblogx.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=23"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/gamingblogx.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":24,"href":"https:\/\/gamingblogx.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23\/revisions\/24"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gamingblogx.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gamingblogx.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=23"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gamingblogx.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=23"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gamingblogx.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=23"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}